Eksternalitas Banyuwangi Festival (B-Fest) di Kabupaten Banyuwangi

Naylal Fithri

Abstract


EKSTERNALITAS BANYUWANGI FESTIVAL (B-FEST)

DI KABUPATEN BANYUWANGI

Studi Kasus:

Pantai Boom, Kelurahan Kampung Mandar di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur

Oleh:

Naylal Fithri

Fakultas Ekonomi dan Bisnis - Universitas Brawijaya

Tlp:082231737487

Email: nayla.fithri@gmail.com

Dr. Susilo

Fakultas Ekonomi dan Bisnis - Universitas Brawijaya

Tlp:0811369482

Email: susilo@ub.ac.id

Dias Satria, Ph.D.

Fakultas Ekonomi dan Bisnis - Universitas Brawijaya

Tlp:081333828319

Email: dias.satria@gmail.com

 

ABSTRAK

 

Sektor pariwisata merupakan salah satu sektor yang dapat mendorong sumber pendapatan daerah. Saat ini keanekaragaman budaya memiliki daya tarik tersendiri bagi masyarakat. Banyuwangi berkolaborasi dengan kreativitas budaya, teknologi dan pariwisata dengan inovasi baru melalui Banyuwangi festival (B-fest). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui eksternalitas B-Fest Pantai Boom dengan adanya event pada aspek lingkungan, sosial dan ekonomi di Banyuwangi. Penelitian ini dilakukan melalui survei dengan metode Analitycal Hierarchy Process (AHP) yang digunakan dalam pengambilan keputusan terhadap eksternalitas. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penyelesaian eksternalitas dalam aspek lingkungan lebih penting dari pada aspek sosial dan ekonomi. Sebagaimana diperlukan dalam menangani eksternalitas negatif yakni keterlibatan ketiga aktor yang meliputi pemerintah, masyarakat dan swasta dengan fungsi masing-masing yang sangat dibutuhkan satu sama lain dalam mendorong publik untuk bersama-sama mengembangkan kawasan. Diharapkan eksternalitas negatif yang muncul yaitu banyaknya sampah yang ada dapat dikurangi dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi daerah maupun masyarakat di Banyuwangi dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik.

Kata Kunci: Eksternalitas Lingkungan, sosial dan ekonomi, Banyuwangi Festival.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

ABSTRACT

 

The tourism sector is one sector that can encourage local revenue sources. Today cultural diversity has a separate appeal for society. Banyuwangi collaborates with creativity, technology and tourism with new innovations through Banyuwangi festival (B-fest). This study aims to determine the externalities of the Boom Beach B-Fest with the occurrence of environmental, social and economic aspects in Banyuwangi. This research was conducted through the method of Analitycal Hierarchy Process (AHP) in making decisions about externalities. The results of this study indicate that conducting externalities in environmental aspects is more important than social and economic aspects. It is necessary to deal with negative externalities which are the responsibility of the government, society and private sector by using each one that is very important to jointly develop the region. It is expected that the negative externalities that arise, namely the amount of waste that can be reduced and provide greater benefits for the region and society in Banyuwangi to realize good governance.

Keywords: Environmental Externalities, social and economic, Banyuwangi Festival, Sustainable Tourism.

 


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.

Comments on this article

View all comments


Copyright (c) 2018 Journal of Indonesian Tourism and Policy Studies

scopus

scopus