Pariwisata dan Perubahan Persepsi atas Hutan di Kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru

Andika Nur Perkasa

Abstract


Tulisan ini membahas implikasi pertumbuhan minat wisatawan pada jenis wisata
alam di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) bagi masyarakat
Tengger Ranu Pani yang tinggal dalam wilayah enclave TNBTS. Studi ini menitik
beratkan pada persepsi masyarakat atas hutan yang menjadi daya tarik utama para
wisatawan untuk berkunjung. Dwelling perspective digunakan untuk menjabarkan
proses pembentukan persepsi tersebut dari berbagai aktor berserta tindakan
terkait. Proses pembentukan persepsi akan hutan juga tidak terlepas dari sejarah
pembentukan ruang tersebut oleh pemerintah, baik fungsi hingga kepemilikan.
Studi ini kemudian menggunakan analisis deret waktu yang menitik beratkan pada
aspek keruangan. Hasil dari studi ini menujukkan adanya pergeseran persepsi atas
hutan bagi masyarakat disebabkan kecenderungan pemerintah untuk menjadikan
pariwisata sebagai sumber pemasukan berkelanjutan bukan untuk tujuan
konservasi.
Kata kunci: dwelling perspective, masyarakat enclave, persepsi hutan, Tengger, dan
wisata alam.


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.

Comments on this article

View all comments


Copyright (c) 2019 Journal of Indonesian Tourism and Policy Studies

scopus

scopus