Reader Comments

Ujung Kulon Dibuka Kembali Buat Wisatawan

by Ni Nisa San Nisa (2020-09-07)


Ujung Kulon telah dibuka membali buat wisatawan. Bertepatan dengan Hari Konservasi Alam Nasional pada 10 Agustus, Taman Nasional Ujung Kulon (TNUK) dibuka untuk publik. Wisatawan juga dibolehkan live22 indonesia berkunjung ke taman nasional di Banten itu.

“Iya (dibuka), dengan mematuhi protokol kesehatan,” kata Kepala Balai TNUK Anggodo saat dikonfirmasi, di Pandeglang, Banten, Senin (10/8/2020).

Pembukaan Taman Nasional Ujung Kulon itu berdasarkan SK Dierjan KSDAE Nomor SK. 164/KSDAE/PJLHK/KSA.3/8/2020 tentang reaktivasi Taman Nasional Taman Wisata Alam dan Suaka Margasatwa untuk kunjungan wisata alam dalam kondisi transisi COVID-19. Balai TNUK juga sudah membuat edaran Nomor SE. 16/T.12/TU/P3/08/2020 yang ditandatangani kepala balai TNUK.

Di edaran itu disebutkan bahwa kegiatan ke Ujung Kulon berlaku mulai 10 Agustus dibuka kembali untuk kunjungan. Kedua, mereka yang datang wajib memenuhi protokol kesehatan di taman nasional selama pandemi.

Pengelola Taman Nasional Ujung Kulon akan melakukan evaluasi setiap minggu, sebagai bahan keputusan untuk melanjutkan membuka kunjungan atau menutup kembali Ujung Kulon. Keputusan itu dipengaruhi oleh apakah ada atau tidak penularan COVID-19.


Dihubungi terpisah, Kepala Sub Bagian Tata Usaha TNUK Dudi Mulyadi menambahkan pola kunjungan akan dibatasi hanya 50 persen dari jumlah biasanya. Wisatawan tidak terlalu banyak dan bersifat massal.

“Kalau ke kita, Taman Nasional Ujung Kulon aktivitas alam terbatas, tidak massal dan kolosal,” ujar Dudi.

Yang datang, biasa ke Pulau Peucang, Cidaun, dan Cigenter atau ke wilayah semenanjung di Legon Pakis akan diperiksa kesehatannya, seperti kondisi suhu badan. Sarana prasarana di lokasi wisata juga akan diterapkan peralatan standar protkol kesehatan seperti wastafel, hand sanitiser, dan masker.

“Kami di lapangan juga menyiapkan personel untuk deteksi tubuh ke pengunjung,” ujarnya.